Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanda Berbakti Pada Orangtua = Ikut Membantu Mencari Penghasilan


Selain menuntut ilmu, kita juga dapat kok membantu orang tua untuk mencari penghasilan sendiri, seperti: menjaga toko, mengajar TPA (Taman Pendidikan Alquran), bekerja di bengkel, menjadi penulis, bisa juga membuat kreatifitas dengan ketrampilan, dan sebagainya. Masih banyak lagi pekerjaan lain yang bisa kita cari. Pekerjaan apasaja juga nggak apa-apa, asalkan pekerjaan itu baik dan halal tentunya. Yang penting kita suka dan enjoy untuk melakukannya. Allah swt. berfirman dalam Alquran.

…Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal sholeh dan janganlah ia mempersekutukan Tuhannya dalam beribadah dengan sesuatu apapun.” (QS. Al-Kahfi: 110)

Rasulullah bersabda dalam hadisnya.
Allah itu cinta kepada seorang mukmin yang bekerja.” (HR. Ath-Thabrani dan Baihaqi)

Bekerja itu adalah fitrah manusia. Manusia harus bisa memanusiakan dirinya dengan bekerja. Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
Seandainya seseorang mencari kayu bakar dan dipikulkan diatas punggungnya, hal itu lebih baik daripada kalau ia meminta-minta kepada seorang yang kadang-kadang diberi, kadang pula ditolak.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Kita harus yakin, bahwa kita akan menemukan pekerjaan sambilan yang tepat dan akan mendapatkan penghasilan. Yang penting kita harus berusaha, jangan hanya berdiam diri dan menunggu. Sebenarnya lebih baik, kalau kita yang terjun langsung untuk mencari pekerjaan itu, karena kita yang paling tahu apa yang tepat buat diri kita. Yakinlah Allah akan memberikan rezekinya.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi, melainkan Allahlah yang memberi rezeki-Nya.” (QS. Hud: 6)

Rasulullah saw. telah bersabda dalam hadisnya.
Kalau kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah memberi rezeki kepada kalian sebagaimana burung diberi rezeki, ia berangkat pagi-pagi dengan perut kosong dan kembali dengan perut berisi.” (HR. At-Tirmidzi)

Kalau kita sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan sendiri dari pekerjaan sambilan itu, kita dapat menabung dan membiayai keperluan kita sendiri, tanpa harus membebani orangtua kita. Jikalau pekerjaan itu belum kunjung datang juga, kita harus bersabar dan terus saja berusaha dan mencarinya jangan berputus asa, serta perbanyaklah berdoa dan berhusnudzonlah kepada Allah swt. Sebagaimana Allah telah mengingatkan dalam Firman-Nya.

Sesungguhnya, tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum kafir.” (QS. Yusuf: 87)
Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetap bersiap siagalah.” (QS. Ali Imran: 200)

Umar bin Khathab mengatakan, “Dengan bersabar, kami dapat menemukan kehidupan yang baik.”

Perlu diingat, sobat. Pekerjaan sambilan yang akan kita lakukan itu harus diseimbangkan dengan tugas kita sebagai pelajar, yakni menuntut ilmu di sekolah. Jangan sampai tidak seimbang lho, antara waktu belajar dengan waktu bekerja. Akibatnya tidak baik untuk kita. Jangan sampai kita jadi keenakan mencari uang, sehingga lupa atau menjadi malas belajar dan sekolah. Ntar nggak baik buat masa depan kita. Carilah pekerjaan sambilan yang tidak bentrok dengan jam sekolah kita. Karena kalau bentrok kan susah juga, ntar kita mau pilih yang mana coba?

Kemudian yang harus diperhatikan lagi, kalo kita sudah bekerja sambilan, kita juga harus mematuhi perkataan orang tua, jika kita ingin selamat dalam menjalani kehidupan ini. Kita harus lebih sering mendengar nasehat-nasehat dari orangtua kita agar kita mendapatkan petunjuk untuk terus berada di jalan yang lurus dan benar. Sesungguhnya nasehat orangtua kita adalah jalan keselamatan bagi kita baik untuk kehidupan di dunia maupun untuk kehidupan di akhirat. Simaklah Firman Allah berikut ini.

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada Ibu Bapakmu dengan sebaik-baiknya…” (QS. Al-Isra’: 23)

Lumayan juga sih, jika kita sudah mempunyai penghasilan sendiri, nggak minta pada orangtua lagi. Dengan mempunyai penghasilan sendiri, kita jadi mandiri dan mampu mengatasi segala masalah keuangan sendiri, tidak harus merepoti orangtua lagi. Bahkan kita juga bisa membantu orangtua kita. Bener nggak, sobat? Kasihan sama orangtua kita yang harus menanggung banyak beban. Renungkanlah Firman Allah dibawah ini.

Dan kami wajibkan manusia berbuat kebaikan kepada kedua orang Ibu Bapaknya…” (QS. Al-Ankabut: 8)


 Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
Seandainya seseorang mencari
kayu bakar dan dipikulkan diatas
 punggungnya, hal itu lebih baik
 daripada kalau ia meminta-minta
kepada seorang yang kadang-kadang
 diberi, kadang pula ditolak.”
(HR. Bukhori dan Muslim)