Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukti Iman Yang Benar: "Percaya Pasti Allah Memberi Rezeki"


Sesungguhnya rezeki itu datangnya dari Allah swt., bukan dari siapapun. Bukan juga, tiba-tiba turun dari langit. Oleh karena itu, memohonlah dan mintalah kepada Allah swt. agar Allah memberikan rezekinya kepada kita. Allah swt. pasti akan mengabulkan permohonan orang-orang yang meminta kepada-Nya. Seperti yang terdapat dalam Firman Allah swt. berikut ini.

Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mukminun: 60)

Rejeki akan diturunkan Allah kepada hamba-Nya yang dikehendaki-Nya. Sebagaiman Allah swt. telah berfirman dalam Alquran.
Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.” (QS. Al-Isra’: 30)

Allah juga akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya, tetapi akan dilihat-Nya terlebih dahulu, apakah hamba-Nya itu taat dan patuh pada perintah-Nya, serta istiqomah dalam menjalankan perintah-Nya atau nggak? Allah swt. mengatakan-Nya dalam Alquran.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasannya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan berimanlah kepada-Ku. Mudah-mudahan mereka mendapatkan petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Ada caranya untuk mendatangkan rezeki. Mau tau caranya gimana? Salah satunya dengan cara melaksanakan Sholat Dhuha, lalu berdoa kepada Allah Rabbul Izzati memohon agar dipermudah dan dilimpahkan Allah rejeki kita setiap harinya. Seperti yang terdapat dalam hadis Rasulullah saw. ini.

Sholat Dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan, dan tidak ada yang memelihara Sholat Dhuha, kecuali hanya orang-orang yang taubat.” (HR. At-Tirmidzi)
Barangsiapa yang menjalankan Sholat Dhuha empat rakaat, maka akan didirikan baginya rumah di surga.” (HR. At-Thabrani)

Kalo perlu, kita tingkatkan lagi ibadah kita dengan cara bangun malam untuk Sholat Tahajjud atau Qiyamullail, karena disepertiga malam terakhir Allah swt. turun kepermukaan langit bumi atau ke langit pertama, maka pada saat itu Allah swt. akan mengabulkan doa para hamba-Nya yang meminta kepada-Nya. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memohon kepada Allah, agar kita selalu diberi petunjuk untuk berada dijalan Allah swt. dan kita mendapatkan rejeki yang melimpah dari-Nya. Allah memuliakan orang-orang yang melakukan Sholat Tahajud dalam Firman-Nya.

Dan sebagian malam hari kerjakanlah Sholat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji. (QS. Al-Isra’ 79)

Rasululah saw. bersabda dalam hadisnya berikut ini.
Sesungguhnya disaat tengah malam terdapat suatu saat, bilamana seorang muslim memohon kepada Allah pada saat itu mengenai kebaikan dunia dan akhirat, niscaya Allah mengabulkannya. Dan demikianlah pada tiap-tiap malam.(HR. Muslim)

Selain itu, jangan lupa juga kita harus sering membaca doa-doa yang dapat mendatangkan rejeki dan dapat mengambil simpati-Nya Allah swt. Jika kita komitmen dan rutin dalam berusaha mendekatkan diri kepada Allah, pastilah Allah akan mengabulkan permintaan kita. Bener nggak, sobat? Oleh karena itu, pinter-pinterlah kita berinteraksi dengan Allah swt. agar Allah swt. mengasihani dan menyayangi kita, sehingga Allah mau menurunkan rezeki-Nya kepada kita. Tetaplah bersemangat untuk mencari penghasilan, sambil menuntut ilmu dan jagalah keseimbangan dari waktu-waktu kita. Simaklah Firman Allah dalam Alquran.

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keseimbangan), supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.” (QS. Ar-Rahman: 7-9)

Kemudian, ada hal penting yang harus kita yakini yaitu, apabila kita mendapat ujian (termasuk didalamnya ujian masalah ekonomi atau Allah swt. belum memberikan rezekinya kepada kita), kita harus tabah dan bersabar. Allah telah mengingatkan kita dalam Firman-Nya.

Apakah kamu mengira, bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang bersabar.” (QS. Ali Imran: 142)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (Rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan menimpakan kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon kepada Allah dengan tunduk dan merendahkan diri.” (QS. Al-An’am: 42)

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5-6)

Murtadha Mutahari mengatakan, “Didalam kesulitan dan musibah, tersembunyi kebaikan dan kebahagiaan. Begitu pula, didalam kebahagiaan juga terdapat kesulitan dan kepahitan. Hal itu adalah formula kehidupan didunia.”

Antara orang yang beriman dan orang yang tidak beriman sangat berbeda sekali dalam menyikapi cobaan dan ujian dalam hidup. Kalo orang beriman meyakini, bahwa Allah swt. sangat dekat dengan hamba-Nya dan pertolongan Allah itu terasa sangat nyata. Bagi pelajar yang beriman, kita harus meyakini, bahwa pertolongan Allah itu dekat dan sangat nyata. Berbeda sekali dengan pelajar yang tidak menanamkan imannya dalam hatinya, mereka menganggap, bahwa sangat jauh sekali rasanya pertolongan Allah swt. itu untuk datang kepadanya. Nau’zhubillahi min zalik.

 Maka dari itu, kita perlu menanamkan keimanan yang kuat didalam hati kita, sehingga iman kita menjadi kuat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup dan untuk meyakini bahwa pertolongan Allah swt. itu sesungguhnya amat dekat. Allah swt. berfirman dalam Alquran.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah, bahwasannya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan berimanlah kepada-Ku. Mudah-mudahan mereka mendapatkan petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf: 56)

Mintalah perlindungan kepada Allah dari cobaan yang menyulitkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang buruk dan cacian musuh.” (H.R. Syaikhani dan An-Nasa’i)

Senandungkanlah lagu dibawah ini untuk menambah keyakinanmu bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan mendekatkan diri kepada Allah niscaya Allah akan memberikan jaln keluar dari setiap permasalahan.

                                          TUHAN
                                         By Bimbo

                        Tuhan…
                        Tempat aku berteduh
                        Dimana aku mengeluh
                         Dengan segala peluh

                        Tuhan…
                        Tuhan yang Maha esa
                        Tempat aku memuja
                        Dengan segala doa

                                   Reff. Aku jauh, Engkau jauh
                                             Aku dekat, Engkau dekat
                                             Hati adalah cermin
                                             Tempat pahala dosa bertaruh