Seri Untuk Pelajar: "Rahasia Aktifitas Sebelum Shubuh"
Sebagai seorang muslim sudah sepatutnyalah, kita harus
bangun sebelum shubuh, karena biasanya sebelum Sholat Shubuh Bilal Masjid sudah pada baca Alquran. Hal itu artinya, memperingatkan kita untuk
segera bangun dan bersiap-siaplah untuk melakukan Sholat Shubuh. Ayam saja
sebelum waktu shubuh sudah pada bangun kok. Buktinya, ayam-ayam itu sudah pada
berisik mengeluarkan suara, kukuruyuuk, kukuruyuuk…! Atau kokoketook,
kokoketook…! Jangan mau kalah dong sama ayam! (hehe).
Luqman Hakim berpesan, “Jangan sampai ayam jantan lebih cerdas darimu. Ia berkokok sebelum fajar, sementara kamu masih mendengkur tidur hingga matahari terbit.”
Luqman Hakim berpesan, “Jangan sampai ayam jantan lebih cerdas darimu. Ia berkokok sebelum fajar, sementara kamu masih mendengkur tidur hingga matahari terbit.”
Jika kita ingin mendapatkan Sholat Tahajud atau Qiyamulail,
bangunnya juga harus sebelum datang waktu Shubuh, karena memang diwaktu
tersebutlah kita bisa melakukan Sholat Tahajud. Allah swt. berfirman dalam
Alquran.
“Dan
sebagian malam hari kerjakanlah Sholat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan
bagimu, semoga Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS.
Al-Isra’: 79)
Kalo
sudah azhan shubuh, kita sudah nggak bisa lagi Sholat Tahajud. Sayang, kalau
kita tidak Sholat Tahajud, karena doa setelah Sholat Tahajud itu dikabulkan
oleh Allah swt. Ayo buruan bangun! Berlomba-lombalah untuk cepat bangun sebelum
shubuh dan segeralah Sholat Tahajud! Kemudian, berdoalah sebanyak-banyaknya,
agar permohonan kita dikabulkan oleh Allah. Rasulullah saw. bersabda dalam
hadisnya.
“Sesungguhnya
disaat tengah malam terdapat suatu saat, bilamana seorang muslim memohon kepada
Allah pada saat itu mengenai kebaikan dunia dan akhirat, niscaya Allah
mengabulkannya. Dan demikianlah pada tiap-tiap malam. (HR.
Muslim)
Permasalahannya sekarang, kamu bisa bangun sebelum
shubuh nggak nih, sobat? Wah, jika kita berbicara soal bangun pagi atau bangun
sebelum shubuh, banyak banget pelajar yang susah bangun pagi, tuh! Kalah dong,
sama ayam?! (hehe). Akhirnya, apa yang terjadi, jika susah bangun sebelum
shubuh? Jadi nggak pada sholat shubuh deh dan bablas aja tuh pergi ke
sekolah. Eh nggak taunya, sampai sekolah juga terlambat. Kena sangsi atau nggak
boleh masuk deh. Ehmm...!
Kalau kita susah bangun, pasang alarm dong atau mintalah
bantuan pada keluarga kita untuk membangunkan kita, seperti; minta tolong sama
orang tua atau saudara kita. Jika kita dibangunkan dengan perlahan alias
pelan-pelan susah banget, harus diguyur air kali ye, biar langsung bangun!
(basah deh tuh kasur kite, biarin aje, emang kenape? Rasain! hihi). Mau dikasih
tahu nggak nih biar bisa bangun sebelum shubuh dengan cara yang lain? Mau, mau.
Ada nih. Begini caranya, coba kamu perbanyak minum air putih sebelum tidur,
biar bangun tuh untuk buang air kecil. Apalagi, kalo udah mau shubuh, dinginkan?
Kamu pasti pengen buang air kecil deh. Akhirnya, kamu pasti bangun kan untuk
buang air kecil. Setelah itu, sekalian noh ambil wudhu’ untuk Sholat Tahajud. Setelah
wudhu’, Sholat Tahajud deh. Alhamdulillah.
Ada juga cara lain yang paling mantap, yaitu sebelum
tidur kita harus memperhatikan adab-adab mau tidur. Apa saja adab-adab mau
tidur itu? Pertama, sebelum tidur kita harus bersih-bersih,
seperti; bersihkan badan, sikat gigi, dan ganti pakaian yang bersih, kemudian
bersihkanlah tempat tidur kita pake sapu lidi. Kedua, kita harus
berzikir terlebih dahulu dan berdoa mau tidur. Kemudian, kita berdoa kepada
Allah swt. agar kita dibangunkan oleh Allah sebelum shubuh, supaya dapat
melakukan Sholat Tahajud dan tidak kelewatan untuk Sholat Shubuh. “Kabulkanlah
doaku ya Allah.” (Aamiin). Insya Allah, dengan izin Allah kita pun akan bangun
sebelum shubuh.
Berikut ini ada penjelasan sedikit tentang Qiyamulail
atau Sholat Tahajud. Misalnya; Sholat Tahajud dilakukan 11 rakaat sama witir
atau 5 rakaat sama witir. Bingung? Jangan bingung-bingung, sobat. Yuk, kita
lihat rinciannya, kalo 11 rakaat rinciannya; 2 x 4 = 8 rakaat Sholat Qiyamullail
or Sholat Tahajud dan 3 rakaat Sholat Witir, sedangkan kalo 5 rakaat rinciannya;
4 rakaat Qiyamullail or Tahajud dan 1 rakaat Sholat Witir. Terserah ente deh,
maunya pilih yang mana, yang penting Sholat Tahajud dah!
Bangun sebelum shubuh atau diwaktu shubuh itu,
secara biologis dan ilmu kesehatan sangat baik loh untuk kesehatan badan kita.
Karena diwaktu shubuh, kita masih dapat menghirup udara yang sangat segar dan
sangat baik untuk pernafasan kita, serta mampu meningkatkan kecerdasan otak
kita (idiiih uda kayak dokter nih ye, jelasinnya). Kemungkinan besar memang
seperti itu kok, kalo nggak percaya, tanyain aja sama orang yang rajin bangun
shubuh deh! Atau biar ngerasain, coba aja sendiri! Oke ?!
Apalagi buat para penghafal Alquran, uuiih… menghafal
atau mengulang hafalan Alquran (murojaah) sebelum atau diwaktu shubuh sangat
efektif sekali. Otak kita pada saat itu lagi encer-encernya, sobat! Sehingga kita
jadi mudah tuh untuk menghapal atau mengulang hapalan Alquran. Nggak percaya nih?
Cobain aja sendiri! Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
“Berpagi-pagilah kamu mencari rezeki dan
kebutuhanmu, karena pada pagi hari adalah sesuatu yang berkah dan akan
memperoleh kemenangan.” (HR. At-Thabrani dan Bazzar)
Umar bin Abdul Aziz berkata, “Apabila merasa letih, setelah menunaikan sholat shubuh dan berzikir hingga matahari naik sedikit, beliau berkeliling di halaman rumah sambil berucap, “Bagaimana mata akan tidur, padahal ia merasa senang dan ia tidak tahu tempat mana ia akan turun.”
Ayo dong, kaum muda atau para pelajar semangat untuk
bangun sebelum shubuh! Jangan mau kalah tuh sama orang-orang yang sudah tua.
Biar mereka udah pada tua, tapi rajin bangun sebelum shubuh (idiiih… malu ah!).
Apalagi, kalo kita bisa Sholat Tahajud disepertiga malam, sungguh penuh dengan
keberkahan. Bukan malaikat saja yang turun ke bumi untuk memberi rahmat kepada
hamba-hamba Allah yang Sholat Tahajud, tetapi Allah swt. juga turun lho ke
langit pertama untuk menyaksikan hamba-hamba-Nya yang sedang Sholat Tahajud dan
kemudian memberkahinya. Yuk dengerin lagi nih tausyiahnya.
Begini, kenapa Allah swt. turun sampai langit yang
pertama, karena Allah ingin lebih dekat lagi melihat siapa-siapa sajakah dari
hamba-hamba-Nya yang rajin menyembah dan beribadah pada-Nya, sedangkan
hamba-hamba Allah yang lain sedang tidur. Maka, Allah akan mengabulkan semua
permohonan hamba-Nya yang melakukan Sholat Tahajud itu, mengampunkan
dosa-dosanya, memberi rezeki kepadanya, memberikan rahmat, dan barakah-barakah
yang lainnya.
Begitu besarnya keutamaan Sholat Qiyamulail sampai-sampai
dahulu Allah swt. mewajibkannya di zaman Rasulullah saw. Subhanallah!
Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
“Allah turun ke langit dunia, ketika pada sisa sepertiga
malam terakhir, lalu Dia pun berfirman, “Barangsiapa
yang berdoa kepada-Ku niscaya akan aku kabulkan, barangsiapa yang meminta
kepada-Ku niscaya akan Aku beri permintaannya, dan barangsiapa yang memohon
ampun kepada-Ku niscaya akan Aku berikan ampunan (dosa) baginya.” (HR.
Bukhori)
Jadi, orang yang bangun sebelum shubuh itu sangat
beruntung! Banyak mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah. Apalagi bagi
seorang pelajar, bangun sebelum shubuh itu amat penting! Supaya persiapan untuk
berangkat ke sekolah itu mantap dan rapi, sehingga tidak ada alasan untuk terlambat
dan ketinggalanlah alat-alat sekolahnya. Jangan sampe kita selalu
tergopoh-gopoh alias terburu-buru pergi ke sekolah! Apalagi kalo sampe terlambat!
(duuh… malunya. Dimana mau dipasang muka ini). Simaklah sabda Rasulullah saw.
berikut ini.
“Malu itu sebagian dari iman.” (HR. Bukhori)
Bagus
dong, kalo kita masih ada rasa malu. Tetapi kalo malu, jangan suka telat dong. Jadi mulailah membiasakan bangun sebelum shubuh.
Apabila kita bangun sebelum shubuh, banyak hal yang
bisa kita kerjakan dan persiapkan untuk keperluan sekolah kita. Kita dapat
beribadah dengan baik, dapat berolah raga juga, dan dapat membantu pekerjaan
orang tua terlebih dahulu. Apa saja deh, pekerjaan orang tua yang bisa kita
bantu, seperti; mencuci piring, menyapu rumah, memasak, belanja, menjaga adik,
membantu mempersiapkan dagangan atau usaha orang tua atau kita juga bisa ikut
menjualkan dagangan orang tua kita ke sekolah (nggak masalah! Subhanallah,
sungguh benar-benar anak yang sholeh). Allah swt. memerintahkan untuk berbuat
baik kepada kedua Ibu Bapak kita, sebagaimana dalam Firman-Nya.
“Dan Tuhanmu memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain kepada-Nya dan hendaklah kamu berlaku baik terhadap Ibu Bapakmu dengan sebaik-baiknya…” (QS. Al-Isra’: 23)
Setelah Sholat Shubuh, kita juga dapat merapikan dan
mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan keperluan sekolah kita
sebaik-baiknya, seperti; dapat mandi dengan bersih, menggunakan pakaian seragam
dengan rapi dan sepatu sesuai dengan peraturan sekolah (jangan sampe kena razia
lho, lalu sepatu harus dicopot. Jadi nggak pake sepatu deh alias nyeker! hihi).
Kemudian, kita juga dapat memeriksa PR (pekerjaan rumah) dan alat-alat sekolah
yang akan dibawa dan bisa sarapan pagi terlebih dahulu di rumah dan dapat mempersiapkan
bekal (makanan dan minuman) yang akan dibawa ke sekolah untuk makan kita sewaktu
istirahat atau untuk makan siang. Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
“Seusai Sholat Fajar (Sholat Shubuh) janganlah kamu tidur, sehingga melalaikan kamu mencari rezeki.” (HR. Thabrani)
Kalo para pelajar sudah pada bangun sebelum shubuh,
pasti tidak ada lagi deh, murid yang terlambat ke sekolah dan sudah memakai
seragam dengan rapi dan wangi, PR juga sudah dikerjakan dengan baik sehingga
pede dan penuh semangat, serta ceria untuk datang ke sekolah. Tidak ada lagi kata "lupa." Rasulullah saw. mengingatkan dalam sabdanya.
“Berpagi-pagilah dalam mencari rezeki dan kebutuhan hidup, karena sesungguhnya didalam berpagi-pagi itu membawa berkah dan menghasilkan kemenangan.” (HR. Thabrani)
Wallahua'lambishowab.
