Persiapan Dimalam Hari = Kunci Menuju Sukses!
Jika kita akan beraktifitas dipagi hari, maka sebaiknya
kita harus mengurus segala sesuatu atau mempersiapkan segala keperluan yang
kita butuhkan esok pagi dimalam hari, karena jika kita mempersiapkannya pada pagi
hari akan sangat dadakan banget dan terburu-buru deh, jadinya. Sangking
terburu-burunya, kita jadi lupa, mana barang-barang yang penting dan harus
dibawa, mana yang nggak mau dibawa. Ditambah lagi, eeh… nggak taunya, barang
yang kita butuhkan tertinggal di rumah. Duuh… apes banget deh, kalo sampai
kayak gitu. Ampuuun ya Allah, tobat deh! Allah swt. berfirman dalam Alquran.
“Oleh karena itu, siap siagalah kepada mereka
dengan segala kekuatan yang ada padamu, seperti pasukan berkuda guna
menimbulkan rasa takut pada musuh Allah…” (QS. Al-Anfal: 60)
Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih
dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dan pada diri masing-masing
dari keduanya mengandung kebaikan. Bersungguh-sumgguhlah dalam meraih apa yang
bermanfaat bagimu…” (HR. Muslim)
Padahal kita tahu kan, bahwa waktu dimalam hari itu lumayan
panjang dan sangat luang banget untuk mempersiapkan segala sesuatu yang kita
butuhkan untuk keesokan harinya. Misalnya; jika kita akan pergi sekolah,
persiapkanlah perlengkapan sekolah yang hendak kita bawa besok ke sekolah,
persiapkan juga seragam sekolah yang sudah dicuci dan disetrika dengan rapi dan
wangi (iih… emang ada pelajar yang pergi ke sekolah, bajunya belum dicuci dan
disetrika?) Hayoo… siapa? Ngaku saja? (aah, buat malu saja. Jadi tercoreng tuh
citra pelajar). Ingatlah Sabda Rasulullah saw. berikut ini.
“Kebersihan itu sebagian dari iman.” (HR. Bukhori)
Kalo masih ada yang mau mempersiapkan perlengkapan
dan keperluan-keperluan kita dipagi hari (maksudnya sebelumnya shubuh), yo
wes, karep mu. Asalkan tidak merasa terbebani. Remember, kalau mempersiapkan
segala sesuatunya dipagi hari, takutnya sih waktunya nggak cukup, sehingga
ditakutkan kita jadinya terburu-buru berangkat ke sekolah. Kalau tidak terlalu
banyak persiapannya, kalau banyak? Hayoo… repot sendiri kan? Maka dari itulah
membuat persiapan dimalam hari itu lebih baik dan yang paling penting kita
tidak akan terlambat pergi ke sekolah.
Perlu diingat untuk sobat-sobat yang berada atau
tinggal di asrama atau pondok pesantren tidak akan sempat, jika mempersiapkan
segalanya dipagi hari. Karena waktu dipagi hari itu padat banget kegiatannya,
seperti; bangun sebelum shubuh aja terus qiyamulail, habis itu menghapal
Alquran, terus Sholat Shubuh, setelahnya zikir Al-Ma’tsurat. Kemudian, pada
berlomba-lomba deh berebutan kamar mandi supaya bisa mandi terlebih dahulu,
terus bersiap-siap deh untuk pergi ke sekolah. Jadi, kalau mau mempersiapkan
segala sesuatunya dipagi hari, pasti sangat ribet dan jadi runyam deh. Padahal
itu sekolahnya dekat banget dengan asrama. Bagaimana pula dengan sekolahnya yang
jauh? Allah swt. sangat senang, apabila melihat hambanya dapat mengatur dengan
rapi urusannya. Sebagaimana Firman Allah dalam Alquran.
“Sesungguhnya
Allah menyukai orang-orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang
teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS.
As-Shaaf: 4)
Bagi yang
sekolah diluar pondok pesantren atau tidak berada di asrama, lebih baik lagi jika
mempersiapkan segala keperluan sekolah dimalam hari, jadi lebih tenang dan
lebih rapi. Apalagi tuh, kalau sekolah kita jauh dari rumah, habis Sholat Shubuh
kita pasti harus udah berangkat, kalau nggak, pasti telat deh! Kalau naik mobil
pribadi!? Kalau naik angkot!? Kita juga mau nungguin angkotnya datang kan? Kalau angkotnya langsung berangkat, kalau nggak? Kalau angkotnya antri nunggunya? Harus
nunggu penuh dulu, baru deh berangkat. Waduh, hal itu kan menyita waktu banget.
Kalau naik angkotnya juga sekali, kalau berkali-kali. Kasihan amat, kalau pelajar
sekolahnya jauh dari rumah (ada tuh, pelajar yang pergi ke sekolah harus naik
angkot empat kali. Ada yang sebelum shubuh udah berangkat ke sekolah. Ck, ck,
ck, kacian. Sabar ya). Tetap semangat, sobat! Menuntut ilmu itu adalah ibadah!
Insya Allah, semakin jauh perjalanannya, semakin banyak pahalanya, tapi
syaratnya harus ikhlas. Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.
“Sesungguhnya
Allah tidak menerima amal seseorang, kecuali yang dilakukan dengan ikhlas
semata-mata karena mengharapkan keridhoan-Nya.” (HR. An-Nasai)
