Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau Sehat?... Yuk Simak: "Tips Sehat Untuk Pelajar"


Jika kita ingin mendapatkan asupan makanan yang terjamin higienis (sehat dan bersih) dan bergizi, disarankan untuk membawa makanan dari rumah saja. Membawa bekal makanan yang dimasak sendiri dari rumah itu juga lebih enak rasanya. Allah swt memerintahkan kepada kita untuk memakan makanan yang baik-baik, seperti dalam Firman Allah berikut ini.

 …Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu…” (QS. Al-Baqarah: 57)

…maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap, lagi baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’: 4)

Apalagi, jika kita tidak mendapat uang jajan dari orangtua atau sedang kehabisan jatah uang jajan. Membawa makanan dari rumah itu adalah jurus jitu seorang pelajar deh (hehe). Biasanya, hal itu juga akan kita lakukan, apabila kita mau mengirit uang alias mau berhemat atau menabung. Misalnya, karena kita ingin membeli sesuatu dan barang sendiri atau ingin membeli barang yang kita inginkan, tanpa harus minta dan membebani orang tua kita (ihuiii… keren habis dah, begitu!). Allah swt. telah memerintahkan kita untuk berhemat, sebagaimana Firman-Nya.

 Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhan-Nya.” (QS. Al-Isra’: 27)

Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk dalam kubur.” (QS. At-Takatsur: 1-2)  

Jangan malu untuk membawa bekal sendiri dari rumah, karena belum tentu kok orang lain memperhatikan kita. Emang, kalo orang lain memperhatikan kita, kenapa? Malu? Nggak apa-apa kali. Memang sih, kelihatannya membawa bekal dari rumah itu seperti anak manja. Emang iya, gitu? Nggak juga sih. Kalo kita bandingkan dengan jajan di sekolah atau beli makanan dari luaran, masih jauh lebih baik, kalo kita membawa bekal sendiri dari rumah.

Jadi lebih baik, kita sedikit menahan malulah (habis membawa bekal ke sekolah belum jadi kebiasaan dan budaya sih, masih ada tuh temen yang suka ngatain), yang penting makanan kita terjamin kesehatan dan gizinya, ketimbang kita mendapat asupan yang kurang baik atau bahkan makan makanan yang tidak sehat. Hayoo… mau pilih yang mana nih!? Ingat, dalam Islam juga dianjurkan, agar kita memakan makanan yang halal dan thoyibah (baik), seperti yang terdapat dalam Firman Allah swt. ini.

 Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan, karena setan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 168)

…maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap, lagi baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’: 4)

Kelebihan lain, kalo kita membawa bekal sendiri dari rumah adalah, kita bisa memilih tuh, makanan apa yang kita ingin bawa pada besok paginya, misalnya; kita pengen bawa bekal ayam goreng dan saos cabe pedas, serta kentang goreng atau kita mau masak mie dan telur dadar, dan sebagainya. Nah, kita bisa persiapkan tuh bahan-bahannya dimalam hari. Begitu juga, kalo kita pengen makanan yang lain. Gampangkan!? Apalagi kalo yang masak itu ibu kita, pasti nikmat banget masakan buatan ibu kita tercinta, daripada masakan buatan orang lain. Kalah tuh, masakan-masakan yang ada diluaran dengan masakan ibu kita. Bener nggak, sobat! Allah berfirman dalam Alquran.

Maka hendaklah setiap manusia itu memperhatikan makanannya.” (QS. Abasa: 24)

Jadi sudah jelas, bahwa makanan yang kita bawa sendiri itu dijamin kebersihannya dan kandungan gizinya, sedangkan kalo kita beli makanan diluar rumah, belum tentu terjamin. Terus, kita nggak boleh jajan diluar lagi nih? Jika kita punya uang, nggak apalah sekali-sekali mah kita jajan diluar. Tetapi harus ingat! Carilah makanan yang dijamin kebersihannya dan kesehatannya. Kalo nggak boleh beli makanan diluar, ntar dibilang nggak boleh merasakan aneka ragam jajanan Indonesia lagi (hehe). Ya, kalo sekali-kali, dianggap maklum ajalah.

Yang terpenting, kita harus menyadari bahwa makanan yang kita makan harus mengandung gizi dan halal supaya dapat mendapatkan keberkahan dari Allah swt. dan juga dapat mendekatkan diri kita kepada-Nya. Kita juga harus mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Kemudian perbanyaklah berdoa kepada Allah.

Ya Allah, berkatilah kami dengan rezeki itu dan berilah kami kebaikan darinya.” (HR. At-Tirmidzi)

Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makanan dan minuman, dan telah menjadikan kami tergolong orang-orang muslim.” (HR. At-Tirmidzi)

Yuk kita nyanyi bersama agar selalu ingat bahwa kita dianjurkan untuk memakan makanan yang bergizi! Kamu pasti ingat kok lagunya. Kita mulai ya... satu… dua…. yaaak!

                         Kurang vitamin A, kau buta senja
                         Kalau makin lama, matamu buta
                         Tak perlu kau susah, untuk menjaga
                         Makan saja buah, sayur berwarna 2x