Masak Sih.... Sekolah Nggak Pernah Buat Acara Untuk Muridnya?
Setiap sekolah, pastilah pernah
tentunya mengadakan suatu event atau acara pada setiap moment-moment tertentu
atau memang sudah direncanakan atau diprogram oleh pihak sekolah, baik itu oleh
bidang kesiswaan, kurikulum, dan humas. Biasanya acara-acara tersebut diadakan
dalam rangka untuk meningkatkan mutu sekolah dan meningkatkan kualitas siswa
dan siswinya.
Misalnya; seperti membuat acara MOPD
(Masa Orientasi Pelatihan Dasar) bagi para murid baru, LDK (Latihan Dasar
Kepemimpinan), jambore ekskul, outing class atau home stay, KOB (Kunjungan
Objek Belajar) atau study tour, PORSENI (Pekan Olah Raga dan Seni), acara
motivasi, SANLAT (Pesantren Kilat), acara qurban, maulid Nabi saw., isra’
mi’raj, hari-hari besar nasional seperti: Hari Guru, Hari Kartini, Hari
Pendidikan, Hari Kemerdekaan, Wisuda untuk murid yang akan tamat, dan lain
sebagainya.
Sholikhin Abu Izzuddin berkata, “Kuncinya
kreatifitas, berpikir diluar ruang, mendobrak kebekuan, melawan kejumudan untuk
mengatasi keadaan.
Seperti kisah Nabi Yaqub telah mengajarkan anak-anaknya
berkreatifitas. Pelajaran kreatifitas mendobrak tradisi dan peradaban. Allah
mengukirnya dalam Alquran.
“Dan Yaqub
berkata, “Hai anak-anakku, janganlah kalian bersama-sama masuk dari satu pintu
gerbang dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlainan…” (QS.
Yusuf: 67)
Salahsatu acara yang seru yang
diadakan sekolah adalah ketika menjelang liburan. Siswa/i bersama-sama teman
sekelas pergi ke tempat rekreasi atau ke tempat wisata. Biasanya kita akan
liburan setelah ujian berakhir. Setelah ujian kita kan butuh refreshing.
Ya nggak, sobat! Acara tersebut sudah dipastikan sangat seru dong tentunya. Biasanya,
kita diwajibkan untuk mengikuti acara tersebut. Kita akan pergi bersama
guru-guru tercinta, tanpa terkecuali. Wow, seru buanget!. Kita akan
berjalan-jalan melihat keindahan alam semesta dengan suasana yang berbeda dari
keseharian kita. Duuh… fresh buanget deh! Allah telah berfirman dalam
Alquran.
“Perhatikanlah apa yang ada di
langit dan di bumi.” (QS. Yunus: 101)
Seorang penyair berkata, “Dalam
bentangan angkasa yang aku membaca, banyak gambaran yang tidak aku baca dalam
buku.”
Begitulah acara-acara indah dan
menarik yang diadakan oleh sekolah daaan… masih banyak lagi acara seru lainnya. Tujuan acara diadakan adalah untuk menyalurkan kreatifitas murid.
Kenangan seru lainnya adalah jika pihak
sekolah mengadakan acara pelepasan untuk siswa dan siswinya yang kelas tiga,
Wuihh… seru banget. Semua siswa dan siswinya harus hadir bersama kedua
orangtuanya dengan memakai baju kebaya (bagi siswinya) dan pake jas (untuk
siswanya). Keren buangeet tuh pada. Tau nggak sobat, jadi pada keliatan dewasa
deh, pake baju dan dandanan yang rapi seperti itu! Ibu dan Bapak Gurunya juga
pada cakep-cakep tuh, pada pake baju yang rapi dan dandan. Kok jadi pangling
yo aku (hehe). Terus acara yang paling berkesan itu, biasanya sih acara in
memoriam. Jadi ingat deh masa-masa di sekolah, dari awal masuk sampe tamat.
Kita juga akan pake acara nangis-nangis segala. Maklumlah detik-detik mau
berpisah dengan para guru dan adik-adik kelas kita (hiks, hiks, hiks).
“Anakku, guru yang mendidikmu
adalah orang yang berperan mengantarkanmu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Maka, cintailah mereka, sebagaimana kamu mencintai orangtuamu.” (Abdurrochman
Affandi)
Apalagi saat kita disuruh menyerahkan
piagam kelulusan kepada orangtua kita, sedih bangeettt. Nangis deh! (hiks,
hiks). Itu pertanda ucapan terima kasih kita kepada orangtua kita. Piagam itu
menyatakan bahwa kita telah mampu menamatkan sekolah dan semua itu berkat dari
dukungan dan perjuangan orangtua kita juga, maka piagam itu akan dikalungkan ke
leher orangtua kita. Setelah itu kita pun berpelukkan sambil menangis (hiks,
hiks). Allah telah berfirman;
“Dan tuhanmu telah memerintahkan
supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada
Ibu Bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Isra’: 23)
Bagi sekolah yang tidak pernah
mengadakan acara-acara seperti diatas, jangan bersedih, sobat! Mungkin ada
alasan tertentu, kenapa pihak sekolah tidak mengadakan acara-acara seperti diatas.
Misalnya, karena ketiadaan biaya dari sekolah atau jika dibebankan kepada siswa
dan siswinya pun, para siswa dan siswinya takut tidak mampu membayarnya. Jadi,
sekolah hanya cuma menjalankan proses belajar dan mengajar doang. Kita harus
ikhlas dan ridho untuk menjalani hari-hari kita selama di sekolah dong. Mau
gimana lagi coba? Semangat sobat! Yang penting kan sekolahnya! Jangan gara-gara
nggak diadain acara seperti itu di sekolah, jadi ngambek dong. Idealnya sih,
sekolah sebaiknya mengadakan acara-acara seperti itu, tetapi karena sesuatu dan
lain hal, maka tidak mengadakannya. Don’t worry, bro! Allah memberi
peringatan kepada kita melalui Firman-Nya.
“Kamu tidak mengetahui,
barangkali Allah mengadakan sesudah itu suatu hal yang baru.” (QS.
At-Thalaq: 1)
Rasulullah saw. mengingat kepada
kita untuk selalu bersemangat dan jangan mudah menyerah, sebagaimana dalam
hadisnya.
“Mintalah pertolongan kepada
Allah dan janganlah menyerah.” (HR. Muslim)
Walaupun tidak mengadakan
acara-acara seperti diatas seluruhnya, tapi pasti ada dong acara lain yang
diadakan di sekolahmu? Kemungkinan hanya sedikit atau beberapa acara saja yang
diadakan oleh pihak sekolah kali ya. Misalnya; hanya acara MOPD, Peringatan
Hari Besar Islam, dan acara perpisahan siswa dan siswi kelas akhir saja. Masih
mendinglah. Kita syukuri saja, yang penting masih ada buat acara. Keep your spirit!
Allah swt. berfirman dalam Alquran.
“Dan ingatlah juga tatkala Tuhanmu
memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat
kepadamu dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat
pedih.” (QS. Ibrahim: 7)
“…dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-A’raf: 156)
“Seperti kisah Nabi Yaqub telah
mengajarkan anak-anaknya
berkreatifitas.
Pelajaran kreatifitas mendobrak
tradisi dan peradaban. Allah
mengukirnya dalam Alquran.
“Dan Yaqub berkata,
“Hai anak-anakku, janganlah
kalian bersama-sama masuk dari
satu pintu gerbang dan
masuklah dari pintu-pintu gerbang
yang berlainan…” (QS.
Yusuf: 67)”
“…dan rahmat-Ku meliputi segala
sesuatu. Maka Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS.
Al-A’raf: 156)
