Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

INSPIRING... Untuk Menggapai Cita-cita!


Janganlah pernah takut untuk bercita-cita, sobat. Milikilah cita-cita, apapun cita-cita itu. Bercita-citalah sesuai dengan pilihanmu dan gantungkanlah cita-cita itu setinggi bintang di langit. Allah swt. memerintahkan kita untuk mencapai cita-cita, sebagaimana Allah telah berfirman dalam Alquran.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu untuk meraih kebahagiaan di akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan di dunia…” (QS. Al-Qasas: 77)

Cita-cita yang tinggi itu bisa dicapai kok. Dengan tekad yang kuat, gigih, penuh dengan keuletan, dan bekerja keras, maka cita-cita yang tinggi itu bisa terwujud.

Orang bijak mengatakan, “Orang yang mengerti tujuannya belum berhenti, sebelum mendapat yang ditujunya, kendatipun seratus halangan yang akan timbul.”

Dengan mempunyai cita-cita, berarti kita mempunyai tujuan hidup yang jelas. Oleh karena itu, kita harus berusaha untuk mencapainya. Cita-cita itu bukan hanya sekedar angan-angan atau hanya dibayang-bayangkan saja, tetapi jiwa dan pikiran kita harus diarahkan kesana, agar ada keinginan kita untuk menggapainya. Hidup kita tidak berarti, tanpa kita memiliki cita-cita.

Sebuah hikmah berbunyi, “Cita-cita merupakan rahmat dari Allah. Kalau bukan karena cita-cita, maka seorang ibu tidak akan menyusui anaknya dan seorang petani tidak akan menanam padi.”

Kita harus memiliki tekad yang kuat untuk menggapai cita-cita kita dan untuk mencapai kesuksesan kita yang setinggi-tingginya, setahap demi setahap. Dalam menggapai cita-cita dan mencapai kesuksesan itu harus dibarengi dengan usaha dan kerja keras. Rasulullah saw. juga memerintahkan kita untuk berusaha terlebih dahulu, baru doa kita akan terkabul. Seperti Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.

 Perbaikilah pekerjaanmu, niscaya doamu akan terkabul.” (HR. Thabrani)

Ditambah dengan memiliki ketekunan dan jiwa yang sabar. Karena sesungguhnya kesuksesan itu tidak dapat dicapai secara instan dan semudah membalikkan telapak tangan. Allah swt. berfirman dalam Alquran.

Hai orang-orang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu, dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 200)

 Kemudian Ibnu Mas’ud ra. berkata, “Kemudahan dan kelapangan terletak pada keyakinan dan rasa ikhlas, sedangkan kegelisahan dan kesedihan itu terletak pada keragu-raguan dan kebencian. Orang yang benar-benar sabar akan mendapatkan hasil terbaik dalam segala hal.”

Untuk mencapai cita-cita dan kesuksesan itu juga tidak terlepas dari adanya kemauan, minat, dan motivasi dari dalam diri kita. Jika dalam mencapai cita-cita dan kesuksesan, kemauan, minat, dan motivasi telah tumbuh dalam diri kita, maka tidak ada penyesalan nantinya dalam diri kita apabila ada sesuatu yang dikorbankan.

Orang bijak mengatakan, “Cita-cita menghendaki perjuangan, perjuangan menghendaki pengorbanan, dan pengorbanan menghendaki kemantapan hati.”

Insya Allah juga, jika kemauan, minat, dan motivasi telah ada dalam diri kita, maka hal itu akan menimbulkan semangat yang luar biasa. Dengan semangat yang luar biasa itulah, kita dapat mencapai cita-cita dan kesuksesan kita dengan hasil yang gemilang.

Imam al-Qusyairi mengatakan, “Siapa saja yang menduga, apabila seseorang mencurahkan tenaganya untuk mencapai tujuan, berarti ia tertolong. Barangsiapa yang menduga tanpa jerih payah, ia akan meraih tujuannya, berarti ia hanya berangan-angan.”

Karena dengan kemauan, minat, dan motivasi yang membaralah kita dapat menghadapi segala kesulitan-kesulitan dan rintangan-rintangan yang menghadang didepan kita. Allah swt. mengingatkan dalam Firman-Nya.

 Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya) atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya.” (QS. Al-Maidah: 52)

Kemudian Allah juga memperingatkan kita, agar jangan berputus asa dalam menghadapi kesulitan dalam hidup ini. Sebagaimana Allah swt. berfirman dalam Alquran.

 Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat.” (QS. Al-Hijr: 56)

Ali bin Abi tholib berkata, “Semoga jalan keluar terbuka, semoga kita bisa mengobati jiwa kita dengan doa. Janganlah engkau berputus asa, manakala kecemasan yang menggenggam jiwa menimpa.”

Jika kita bersungguh-sungguh mengoptimalkan kemauan, minat, dan motivasi kita untuk mencapai cita-cita dan kesuksesan kita, maka kita akan mendapatkan hasil yang bahkan lebih dari apa yang kita cita-citakan. Begitu juga sebaliknya, tanpa ada kemauan, minat, dan motivasi, kita tidak akan dapat mencapai prestasi dan tidak dapat mengangkat harga diri kita menjadi lebih baik lagi. Simaklah Firman Allah swt. berikut ini.

 Barangsiapa yang sangat bersungguh-sungguh di jalan Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami…” (QS. Al-Ankabut: 69)

Ingatlah selalu, bahwa kunci untuk mendapatkan keberhasilan dalam prestasi  dan cita-cita kita adalah, kita harus memiliki sifat sabar dalam upaya menapaki jalan untuk mencapai keberhasilan prestasi dan cita-cita itu. Karena jalan untuk mencapai keberhasilan prestasi dan cita-cita kita itu tentunya tidak mudah, penuh dengan duri dan kerikil-kerikil tajam yang harus kita lalui. Allah telah mengingatkan kita dalam Firman-Nya.

Maka kesabaran yang baik itulah kesabaran-Ku. Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.” (QS. Yusuf: 18)

“Dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.” (QS. Luqman: 17)

Umar bin Khathab berkata, “Dengan kesabaran kita tahu makna hidup yang baik.”

Raihlah prestasi dan cita-cita kita yang telah kita niatkan. Berusahalah terus untuk menggapainya, seberat apapun hambatan dan rintangan yang akan kita lalui. Jangan bersedih, sobat. Teruslah semangat untuk melangkah!

Ulama ‘Aidh al-Qarni mengatakan, “Jadilah engkau orang yang kakinya berada di tanah, namun cita-citanya menggantung di langit.”