WOW….! FAKTOR LINGKUNGAN BUDAYA ATAU KEBIASAAN => TERNYATA DAPAT MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR?--- part 2
Hallo… para pengunjung GenerasiDambaan. Semoga sehat
wal afiat dan murah rezekinya. Tolong dishare ya.
Bahayanya, jika sikap ini ditularkan kepada orang lain, nantinya
dapat mengajak orang lain untuk tidak usah belajar dan sekolah. Idiiih… sereemm
amat sih! Awas, hati-hati dengan adanya virus ini, sobat!
“Dan berkata orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang kafir), “Sesungguhnya kamu telah
berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit.” (QS. Ar-Rum: 56)
Maksudnya,
berbahagialah orang-orang yang memiliki ilmu dan merugilah orang yang tidak
berilmu. Karena orang-orang yang tidak berilmu sama halnya telah berdiam dalam
kubur (seperti
orang mati).
Pelajar memang harus dapat membaca lingkungannya,
mulai dari diri sendiri maupun lingkungan di sekitarnya, sehingga dapat
menempatkan keilmuan pada dirinya sebagai suatu hal yang sangat penting. Karena
kualitas dan kemuliaan orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu itu tidak
sama. Allah swt. berfirman:
“….Katakanlah,
“Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak
mengetahui?” Sebenarnya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.” (QS.
Az-Zumar:9)
Pelajar yang memiliki wawasan keilmuwan tidak pernah
cepat menerima sesuatu yang datang dari luar pemikirannya begitu saja. Pelajar
akan mempertimbangkan segala sesuatunya dengan baik dan tidak mudah ikut-ikutan
tanpa pengetahuan. Allah berfirman dalam Alquran.
“Dan
janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran,
penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (qs.
Al-Isra’: 36)
Berilah
tanggapan anda terhadap tulisan ini!

