WOW….! ANDA PERLU BACA INI => CARA MENGATASI KESULITAN DALAM BELAJAR--- part 2
Hallo… para pengunjung GenerasiDambaan. Semoga hari
ini dalam keadaan sehat dan murah rezekinya. Tolong share ya
Kita harus bersungguh-sungguh dan berusaha sekuat tenaga untuk
merubah kesulitan belajar kita menjadi mudah dalam belajar. Lakukanlah petunjuk
diatas dengan terus-menerus, jangan putus asa, dan harus selalu semangat. Insya
Allah, apa yang kita harapkan akan tercapai. Ingatlah selalu Firman Allah swt.
berikut ini.
“…Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum, sehingga kaum itu mengubah keadaannya…” (QS. Ar-Ra’du: 11)
Orang bijak berkata, “Orang yang mengerti tujuannya, belum berhenti sebelum mendapatkan yang ditujunya…”
Apabila kita telah melakukan cara-cara diatas, kita akan dapat
mengukur diri kita sendiri. Apakah usaha yang kita lakukan tersebut akan
membuahkan hasil atau tidak. Tapi yang paling jelas adalah kita akan mengalami
kemajuan dalam prestasi belajar, khususnya pada mata pelajaran yang semula
sulit untuk kita kuasai.
Prestasi kita pun akan meningkat dan pelajaran yang sulit dapat
kita kuasai, serta kita akan lebih berprestasi juga pada mata pelajaran yang
lain. Allah swt. telah berfirman dalam Alquran.
“Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya, beserta orang-orang beriman akan melihat pekerjaanmu itu dan kamu akan dikembalikan kepada Allah Yang Maha Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu, apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah: 105)
Setelah melalui usaha-usaha yang sungguh-sungguh, pemahaman, dan
kepercayaan kita terhadap diri sendiri, prestasi kita akan menjadi lebih baik.
Kita akan semakin diterima oleh siapa saja, baik orangtua, guru, kelompok atau
teman-teman kita, karena pada diri kita terdapat perubahan yang positif. Kita
juga semakin mampu mengembangkan potensi dan bakat yang kita miliki.
“Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf: 6)
Orang bijak mengatakan, “Orang yang mengerti tujuannya, belum berhenti sebelum mendapatkan yang ditujunya, kendatipun seratus halangan yang akan timbul.”
Bersambung ke part 3
