Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SUBHANALLAH….! SANGAT MENGAGUMKAN => INILAH KOMITMEN PELAJAR DALAM MENUNTUT ILMU

        Hallo…. Para pengunjung GenerasiDambaan. Mudah-mudahan sehat selalu dan dimudahkan segala urusannya ya.


 Komitmen pelajar dalam menuntut ilmu maksudnya; pelajar harus memiliki keyakinan kokoh yang menggerakkan dirinya untuk terus belajar. Komitmen yang tinggi memungkinkan seorang pelajar berjuang keras untuk menghadapi segala halangan dan rintangan sekali pun terasa berat.

Sebenarnya belajar itu tidak sulit, hanya berbekal tekad yang kuat dan pantang menyerah, pasti apapun yang diiinginkan bisa tercapai. Pelajar memang sudah tugasnya untuk belajar. Segala sesuatu yang berkaitan dengan belajar harus dapat diselesaikan dengan baik.

Jangan lupa juga sobat, belajar harus diiringi dengan ibadah yang lainnya. Belajar adalah bentuk ikhtiar atau usaha kita, sedangkan beribadah itu adalah bentuk doa kita kepada Allah swt., keduanya harus kita lakukan bersamaan untuk mendapatkan kebaikan hidup di dunia dan juga kebaikan hidup diakhirat. Rasulullah saw. bersabda,

"Bekerjalah kamu untuk duniamu, seolah-olah engkau hidup selama-lamanya dan beribadahlah kamu untuk akhirat, seolah-olah kamu esok akan mati." (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian, pelajar juga harus senantiasa dilatih untuk menjadi pribadi yang disiplin dan taat pada peraturan dalam menuntut ilmu.

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah menjelaskan: "Barang siapa yang menekuni sesuatu, membiasakan diri dengannya, dan melatih diri kepadanya, maka itu akan menjadi pembawaan dirinya dan wataknya."

Jadi jangan kaget, ketika di sekolah, apabila kita tidak mengikuti pembelajaran di kelas akan mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari Ibu dan Bapak Guru, seperti ditegur, dihukum, dibina di Ruang Bimbingan Konseling atau Ruang Inklusif dan jika sudah terlalu sering tidak mengikuti pembelajaran, maka orangtua kita akan dipanggil ke sekolah. Hal itu dilakukan pihak sekolah semata-mata untuk kebaikan kita juga.

Ibu dan Bapak Guru menginginkan agar kita menjadi anak yang mau belajar dan giat belajar, supaya kita menjadi anak yang pintar dan berhasil dikemudian hari kelak. Camkanlah Firman Allah dibawah ini.

Barangsiapa yang mengerjakan pekerjaan yang baik (amal sholeh), baik laki-laki maupun perempuan, maka sesungguhnya akan Kami berikan kehidupan yang baik...” (QS. An-Nahl: 97)
Dan bahwasannya seorang manusia tiada memperoleh, selain apa yang telah diusahakan.” (QS An-Najm: 39)

Sungguh sangat besar jasa Ibu dan Bapak Guru kita, maka jangan lupakanlah jasa mereka. Para pengajar atau guru-guru kita itu telah mengajarkan banyak hal selama kita di sekolah. Jangan lupa, bahwa ilmu yang mereka ajarkan akan menjadi berkah buat diri kita, apabila kita amalkan.

Sebuah syair Arab mengatakan, “Seseorang yang mempunyai ilmu dan tidak mengamalkan, maka ia akan disiksa sebelum para penyembah berhala.”

 Oleh karena itu, kita harus mengajarkan kembali ilmu-ilmu yang telah kita dapatkan, maka ilmu-ilmu itu akan membawa berkah yang berlipat ganda bagi kita dan menjadi amal jariyah buat guru-guru kita. Rasulullah saw. telah bersabda dalam hadisnya.

“Ketika manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalnya, kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)



Bagaimana tanggapan anda terhadap artikel ini?