Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

SUBHANALLAH….! INILAH SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIMILIKI OLEH PELAJAR SEJATI--- part 2

     Hallo… para pengunjung GenerasiDambaan. Semoga hari ini dalam keadaan sehat dan murah rezekinya. Tolong share ya.


Ketahuilah sobat, bahwa sifat dengki itu akan membinasakan diri kita sendiri, karena hati kita akan merana dan terus sakit, jika melihat orang yang kita dengki itu lebih sukses daripada kita dan yang paling menakutkan adalah orang yang dengki itu dapat mencelakakan orang yang didengki. Oleh sebab itu, buanglah sifat dengki dari diri kita jauh-jauh. Rasulullah saw. mengingatkan dalam sabdanya.

“…dan jauhilah rasa dengki, sebab Qabil membunuh Habil akibat dari rasa dengki. Maka kesombongan, kerakusan, dan dengki menjadi sumber dari segala dosa.” 
(HR. Ibnu Asakir dari Ibnu Mas’ud)

Ada pertanyaan begini, bagaimana kalau kita merasa dengki, apabila melihat teman kita lebih pintar dari kita atau mempunyai banyak ilmu? Mau tahu jawabannya? Mau tahu aja atau mau tahu banget? (hehe). Rasulullah saw. bersabda dalam hadisnya.

“Ada dua hasad atau dengki yang diperbolehkan. Yang pertama, yakni hasad melihat orang yang kaya, tetapi orang kaya tersebut menginfakkan sebagian hartanya untuk jalan Allah. Yang kedua, apabila kita hasad melihat orang yang pintar atau banyak ilmu, kemudian ia mengajarkan ilmunya kepada orang lain.” 
(HR. An-Nasai)

Tentu saja dengki yang dibenarkan disini adalah dengki yang positif. Maksudnya, sifat dengki yang positif itu dapat memotivasi kita untuk meneladani atau mengikuti sifat orang yang didengki.

Ketiga, Pelajar harus memiliki sifat yang jujur. Hal yang paling penting dan terpenting lagi dalam belajar kita harus jujur. Artinya, kita harus memiliki kejujuran sewaktu kita menerima ilmu, maupun disaat ilmu itu diujikan atau sewaktu sedang ujian. Ingatlah, bahwa kejujuran itu membawa kita kepada kebaikan.

“Sifat jujur itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke surga, sedang sifat dusta itu akan membawa kepada keburukan dan keburukan itu akan membawa ke neraka.” 
(HR. Bukhori dan Muslim)

Janganlah saat ujian menyontek, sudah sangat jelas bahwa perilaku menyontek itu tidak dibenarkan, karena perilaku menyontek bukanlah perilaku yang jujur. Itu sama saja dengan kita membohongi diri kita sendiri dan orang lain. Hal itu termasuk ke dalam perilaku yang diharamkan. Tahu nggak sobat, apa yang terjadi apabila kita memasukkan sesuatu yang haram ke otak kita? Takutnya otak kita bukan bertambah pintar, eeh… malah sebaliknya (iiih seremmm kan?). Na’uzhubillahi min zalik. Makanya kita harus hati-hati sobat, untuk memasukkan segala sesuatu ke tubuh kita.


Apa tanggapan anda terhadap artikel ini?