PELAJAR HARUS BACA INI! => TIPS-TIPS MENGHADAPI PELAJARAN YANG SULIT--- part 2
Hallo… para pengunjung GenerasiDambaan. Semoga hari
ini dalam keadaan sehat dan murah rezekinya. Tolong share ya.
Keempat, Pelajar harus menyukai pelajaran yang dianggap sulit itu. Jangan
sampai ada istilah bagi pelajar tidak menyukai pelajaran. Pelajar harus
berhati-hati, jangan sampai dirinya tidak menyukai pelajaran karena tingkat
kesulitannya. Disaat itu juga pelajar harus mampu mengondisikan dirinya agar
jangan sampai membenci pelajaran itu, walaupun sesulit apapun juga. Seorang
pelajar harus berusaha untuk care dan mencoba untuk menyukai pelajaran yang
dianggapnya sulit. Memang sulit sih untuk melakukannya, tetapi lambat laun
pasti bisa kok mengadaptasikan diri untuk melakukan hal tersebut.
Usahakan untuk tetap netral dulu menilainya (jangan langsung
bilang, “sulit atau nggak bisa”), bersikap tenang, dan menjaga agar konsentrasi
kita dalam belajar tidak terpecah, karena memang pada saat-saat seperti itu
biasanya kita sedang bingung atau ngebleng. Renungkanlah perkataan bijak
dibawah ini.
“Seorang juara senantiasa berpikir pada fokus tujuan yang akan
dicapai dan tidak mudah tergiur untuk memindahkan fokus ke titik yang lain.”
(Aris Atmaja)
Kelima, Pupuklah terus semangat dalam menghadapi pelajaran yang sulit.
Terkadang yang dialami pelajar setelah mengetahui bahwa pelajaran itu memiliki
tingkat kesulitan yang tinggi, langsung down. Padahal tidak harus begitu. Semangat
aja lagi! Seharusnya semakin sulit pelajaran itu, pelajar semakin semangat dong
untuk menaklukkannya. Bukan malah mundur dan kalah sebelum berperang. Maju
terus, pantang mundur! Jadikanlah Firman Allah swt. ini sebagai motivasi!
"Jangan kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu
bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya,
jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Ali Imron: 139)
Keenam, Waspadalah terhadap sifat buruk kita. Apakah itu? Yakni apabila
kita sudah terjerumus dalam kubangan kemalasan dan kefuturan (semangat yang
melemah). Rasulullah saw. mengingatkan dalam hadisnya,
"Setiap amal itu ada masa lemahnya. Barangsiapa yang pada
masa lemahnya ia tetap dalam petunjuk-Ku, maka ia telah beruntung. Namun
barangsiapa yang berpaling kepada selain itu, maka ia telah celaka." (HR.
Ahmad)
Mudah-mudahan saja disaat kita lemah, semangat kita tetap membawa
kita kepada pengawasan Allah swt. dan untuk pembenahan diri, tetapi tidak boleh
sampai meninggalkan amal-amal yang wajib dan mengerjakan yang diharamkan oleh
Allah swt. Semoga saat kita pulih kembali, kita akan berada pada kondisi yang
lebih baik dari sebelumnya. Allah mengingatkan dalam Firman-Nya.
“Mereka takut kepada Tuhan mereka yang berkuasa atas mereka dan
melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka.” (QS. An-Nahl: 50)
Allah menjanjikan ampunan dan keridhoan kepada orang beriman yang
memperbaiki diri. Jadikanlah ayat ini sebagai pegangan.
“Maka barang siapa yang bertaubat, sesudah melakukan kejahatan
dan memperbaiki diri, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Maidah: 39)
Bersambung
ke part 3

